mayangmangurai

Trik Anti Rugi Belanja Saat Musim Diskon

Posted on: Juni 19, 2012

Pesta diskon sering menguntungkan sekaligus merugikan bagi si penggila belanja. Bagi yang ingin memanfaatkan momen diskon untuk menambah isi lemari, perhatikan trik berikut ini.

Hampir semua penggila belanja pernah mendengar nasihat jangan tergoda diskon. Heboh belanja saat diskon memang bisa merugikan jika akhirnya banyak memborong benda yang menjadi sarang debu. Tapi jika Anda cermat berbelanja, bisa jadi penghematan yang Anda dapatkan.

Langkah 1: Survei

Sebelum berangkat belanja, survei lemari sebelumnya. Bongkar dan lihat baik-baik isi lemari Anda.

Saat membongkar lemari, Anda mungkin menemukan barang yang belum pernah dipakai atau lupa sama sekali pernah membelinya. Jika tergoda akan suatu barang yang belum tentu ada gunanya, bayangkan kembali penuhnya lemari Anda.

Survei lemari juga bisa membuat Anda membayangkan benda apa yang cocok dipadu padan dengan koleksi yang sudah ada. Jangan sampai membeli sesuatu yang belum tentu cocok dengan benda-benda Anda yang sudah ada.

Setelah Anda punya bayangan, buatlah daftar yang harus dibeli. Sebisa mungkin tetaplah bertahan pada daftar tersebut. Jika memungkinkan, ketahui harga tersebut saat diskon atau harga benda serupa di tempat pembelian yang lain seperti toko online.

Kini tak sulit lagi untuk mengetahui jadwal diskon dari riset di Internet. Perhatikan momen khusus yang menawarkan potongan harga lebih, seperti diskon tengah malam atau promo harian. Jika perlu, ikuti info terbaru gerai incaran Anda melalui media sosial agar selalu mendapatkan kabar terbaru.

Langkah 2: Momen yang tepat

Selama masa diskon, toko-toko banyak diserbu pengunjung. Jam makan siang atau akhir pekan tentu merupakan waktu-waktu yang sibuk. Jika akan menyerbu pusat perbelanjaan usahakan pergi saat awal jam buka ketika toko belum terlalu ramai. Ramainya pengunjung hanya akan membuat tak nyaman dan membuat aktivitas belanja Anda menjadi tidak maksimal.

Hampir semua toko umumnya memiliki strategi waktu. Setelah lebih dari 4 minggu, biasanya akan digelar potongan diskon tambahan alias further reduction. Jika tak ada yang spesifik dicari sebaiknya tunggu momen ini untuk mendapatkan diskon lebih.

Langkah 3: Utamakan kenyamanan

Antrean untuk mencoba baju bisa jadi sangat panjang. Gunakan sepatu yang mudah dilepas untuk kenyamanan mencoba sepatu atau kenakan rok jika akan banyak mencoba celana. Legging serta tank top yang dipadu cardigans juga merupakan busana yang praktis untuk mencoba baju tanpa harus mengantre ke ruang ganti yang padat.

Sebaiknya kenakan sepatu nyaman yang tidak mudah membuat kaki pegal. Jangan sampai Anda menjadi terpaksa membeli barang akibat malas melihat-lihat akibat didera kaki yang pegal.

Jangan membawa si kecil jika Anda tahu kondisi mal akan sangat padat. Jika memang tak bisa ditinggal, minta suami untuk menjaga si kecil di tempat yang tidak terlalu jauh dari toko tersebut. Untuk mengerem nafsu belanja Anda, ajak pasangan atau teman dekat yang sangat mengenal Anda. Pendapat mereka sering kali berharga dan bisa mengingatkan jika Anda sudah terlalu banyak memiliki barang serupa.

Langkah 4: Seleksi Barang

Sebelum membeli sebuah barang, coba dulu barang tersebut. Jangan beli jika terlalu besar atau kecil. Jangan membeli dengan harapan suatu saat akan muat atau dengan tambahan biaya yang banyak untuk menyesuaikan ukuran ke tukang jahit.

Periksa dengan teliti barang yang Anda suka, apakah resletingnya berfungsi, ada kancing yang copot, ada cacat, atau noda di sekitar benda tersebut. Beberapa benda masuk kategori diskon karena sudah lewat musimnya, sedangkan beberapa benda lain dibawa ke area diskon karena ada kerusakan atau cacat pada benda tersebut.

Langkah 5: Yang boleh dibeli

Tiga faktor yang menentukan benda mana yang akan Anda beli.  Pertama, benda yang dipakai reguler seperti pakaian dalam, pakaian kerja dasar seperti celana hitam atau kemeja yang sering digunakan. Perhatikan persediaan benda-benda ini saat survei lemari.

Kedua adalah benda yang Anda bisa bayangkan akan dipakai beberapa kali dalam satu tahun ke depan. Lebih baik lagi jika benda tersebut diprediksi bisa lebih tahan lama. Jika benda tersebut hanya terbayang dipakai pada satu acara dan belum tentu akan dikenakan ulang sebaiknya singkirkan niat.

Ketiga, musim diskon saatnya Anda berburu barang berkualitas dengan harga lebih murah. Manfaatkan uang Anda untuk membeli barang-barang berkualitas yang akan tahan lama. Pilih benda-benda dari merek ternama yang berat untuk dibeli saat harga normal. Prioritaskan pilihan Anda untuk melihat-melihat ke bagian benda-benda yang sulit Anda beli tanpa diskon.

Jangan membeli barang yang tidak tahu kapan akan Anda gunakan, tidak pas pada tubuh, sudah terlalu banyak yang sejenis di lemari, serta tidak memiliki padanan yang tepat di lemari Anda.

Langkah 6: Hitung-hitung

Sebelum berburu diskon sebaiknya tentukan anggaran yang Anda siapkan. Buat prioritas dari benda-benda yang sudah dikumpulkan. Jika melebihi anggaran, lihat kembali prioritas dari langkah 5. Jika tetap sulit, potong dari anggaran lain seperti makan-makan atau pergi ke kafe.

Hitung kembali total biaya yang dikeluarkan untuk sebuah barang. Jika barang tersebut diskon namun memerlukan biaya tambahan untuk laundry atau perbaikan, maka pertimbangkan kembali biaya total untuk pakaian tersebut.

Perhatikan juga promosi tambahan yang bisa Anda dapat. Seringkali toko memiliki diskon untuk kartu anggota, kartu kredit tertentu, atau diskon spesial pada hari dan jam tertentu. Dengan cermat memperhatikan promosi ini, Anda bisa mendapatkan promosi tambahan. Intinya, selalu ingat kalau belanja di musim diskon adalah untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya, bukan kerugian.

Selamat berburu!

 

sumber : yahoo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: