mayangmangurai

Daniel Sturridge Pahlawan Chelsea

Posted on: Februari 19, 2012

FA Cup - Chelsea v Birmingham City, Daniel Sturridge and Gary Cahill

Chelsea ingin menjadikan laga ini untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain, dan membuka jalur ke podium juara Piala FA. Yang terjadi adalah mereka susah payah menyelamatkan diri dari kekalahan di depan publiknya.Birmingham membuka skor lebih dulu lewat Danny Murphy menit ke-20. The Blues gagal menyamakan kedudukan sampai babak pertama usai.

Di babak kedua, Daniel Sturridge — striker belia yang mulai frustrasi akibat jarang dimainkan — menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol tandukan menit ke-62.

Chelsea berupaya membalikan keadaan, tapi aliran bola ke Sturridge dan Didier Drogba selalu bisa dihentikan pemain belakang Birmingham. Juan Mata dan Frank Lampard juga tak kreatif menciptakan peluang dari lapangan tengah.

Hasil ini memaksa Chelsea harus menjalani laga kedua di kandang Birmingham.

Andre Villas-Boas mungkin harus berterima kasih kepada Sturridge. Sebelum laga, The Mirror memberitakan Roman Abramovich akan menjadikan hasil melawan Birmingham sebagai alasan untuk membahas masa depan pelatih asal Portugal itu.

Laga lainnya adalah saat Chelsea menghadapi Napoli di Liga Champions. Jika Chelsea tampil buruk lagi, dan kalah, bukan tidak mungkin Abramovich mendepak Villas-Boas.

 Danny Murphy tahu Chelsea bermasalah di lini belakang, dan ia mengejutkan tuan rumah dengan gol yang membuat Birmingham unggul lebih dulu. Fans The Blues kian frustrasi ketika Colin Doyle membuat penyelamatan brilian untuk menggagalkan eksekusi penalti Juan Mata.Sebelum Sturridge mencetak gol balasan, Villas-Boas terlihat tegang. Ia mempersiapkan laga ini sebaik mungkin, tapi seolah tidak melakukan apa-apa sejak pertemuan hari Minggu yang diwarnai adu mulut pelatih dan pemain.

Di tribun stadion, fans Chelsea meneriakan kata-kata; “You’re getting sacked in the morning.” Kalimat itu terus disuarakan sampai wasit meniup peluit usai pertandingan.

Chelsea nyaris mempermalukan dirinya ketika David Luiz gagal mengamankan bola dari daerah pertahanannya. Bola tembakannya mengenai kepala pemain Birmingham, dan nyaris dimanfaatkan lawan menjadi gol.

Curtis Davies menahan laju Torres, yang berlari untuk menerima umpan Sturridge. Setelah itu Sturridge meminta wasit memberikan penalti.

Jan Obi Mikel bermain buruk, dan digantikan Salomon Kalou. Di tribun, fans berteriak-teriak meminta Villas-Boas memasukan Lampard.

Lampard akhirnya masuk menggantikan Mata, setelah kedudukan 1-1. Namun pergantian itu tidak populer, karena waktu laga tersisa ujuh menit.

Lampard mendapat satu kesempatan mencetak gol lewat titik penalti saat laga memasuki injury time. Ia gagal. Curtis Davies melakukan upaya terakhir untuk menjebol gawang Chelsea kali kedua, tapi tandukannya terlalu dekat dengan lemah dan dekat dengan Petr Cech.

sumber : goal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: