mayangmangurai

Pria Andalkan Pasangan untuk Memilih Pakaian

Posted on: Januari 26, 2012

Sneakers yang banyak dipakai teman-temannya, atau jaket yang dilihatnya di halaman fashion majalah pria, mungkin saja membuat si dia rela berjalan-jalan sendiri ke mall untuk mengecek atau langsung membelinya. Tetapi, ketika harus mempersiapkan diri dengan dandanan yang rapi untuk ke kantor, pertemuan bisnis, atau resepsi perkawinan, si dia tetap saja meminta pendapat Anda. Anehkah hal ini? Ternyata tidak.

Hasil jajak pendapat dari High and Mighty, sebuah retailer fashion pria di Inggris, menunjukkan bahwa 60 persen pria bekerja masih bertanya pada pasangannya mengenai pakaian yang pantas dikenakan untuk ke kantor. Satu dari lima pria mengungkapkan bahwa ia ingin pasangannya menyiapkan pakaian kantornya setiap hari. Yang lain, meminta pendapat kedua dari sang istri sebelum keluar dari rumah. Kebanyakan pria mengaku memercayai pendapat pasangan ketimbang pendapat mereka sendiri, sementara banyak pria lain yang membiarkan pasangan mengontrol penampilan mereka, karena mereka menikmati cara tersebut. Sedangkan benda yang dipilih sendiri oleh para pria ini hanyalah kaus kaki, pakaian dalam, dan kaus dalam.

MenurutĀ Gill Politis, direktur High and Mighty, jajak pendapat ini dilakukan berdasarkan pengalamannya sendiri. Oleh karena itu, penemuan ini dianggapnya tidak mengejutkan. “Tampil terbaik untuk ke kantor itu penting sekali. Dari memberikan kesan pertama yang baik, hingga bersinar di ruang rapat, jika pakaian Anda membuat orang lain terkesan bisa menunjukkan betapa percaya dirinya Anda di tempat kerja,” paparnya. “Tidak mengejutkan bagi saya jika mayoritas pria didandani oleh istri mereka, karena kami melihat banyak dari pelanggan kami datang ke toko dan menunggu dengan sabar sampai pasangan mereka memilih sesuatu yang menurut mereka akan terlihat hebat.”

Masih menurut hasil survei tersebut, pria memang tidak sekadar meminta pendapat, tetapi juga membiarkan pasangan mereka mendandani mereka. Yang biasa dilakukan para istri antara lain memasangkan dasi (58 persen), merapikan kerah kemeja (43 persen), membantu mengancingkan manset (36 persen), sampai membantu mengancingkan kemeja (29 persen).

Pria berusia antara 18-24 tahun adalah yang paling banyak meminta pasangannya untuk mendandani mereka sebelum ke kantor setiap hari. Sedangkan pria berusia 35-44 tahun adalah yang paling jarang mengandalkan pasangan untuk membantu memilih dan mengenakan pakaian. Sementara itu, pria yang masih lajang memercayakan anggota keluarga atau teman dekat untuk memilihkan pakaian atau merapikan pakaian mereka. Kalau pasangan Anda sendiri bagaimana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: